Puisi


Gadget ku

Kemana ku berada, kau selalu disampingku
Disaat keadaan genting pun, kau tetap ada disamping ku
Disaat ku sedang duka, kau temaniku
Waktu senang maupun sedih, kau selalu ada

Kau ku rawat
Kau ku elus-elus
Ku elap
Hingga casing mu pun tetap mulus dan mengkilap

Saat ini kau hilang entah kemana
Tak ada yang menemaniku disaat sedih
WAHAI Gadgetku

Wawancara Dengan Narasumber

Wawancara dengan Narasumber - Sebelum mempublikasikan wawancara saya dengan narasumber yang akan dipublikasikan pada postingan ini, maka terlebih dahulu saya akan membahas tentang pengertian wawancara. Adapun pengertian wawancara yang dikutip dari wikipedia adalah merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara.

Adapun Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai.

Setelah mengetahui arti wawancara dalam pemaparan pada paragaf diatas, maka berikut adalah wawancara saya dengan narasumber. Wawancara berikut dilakukan oleh Arif Rahman Hakim dan Danny Rahmat Kurniawan sebagai narasumbernya. Narasumber yang saya wawancara, beliau adalah pindahan warga dari daerah Bekasi ke daerah Depok.

Disini saya akan mewawancarai beliau dengan singkat, berikut wawancara saya :

1. Coba ceritakan tentang diri anda ?

Saya lahir di Bekasi Tanggal 17 Januari 1985. Saya anak pertama dari 5 bersaudara. Dan saya pindahan dari Bekasi ke Depok. Dan saya belum menikah.

Berikut foto beliau :

2. Sejak kapan anda pindah ke Kota Depok ?

Saya pindah dari kota Bekasi ke kota Depok sejak tahun 2010. Artinya itu sudah 1 tahun saya menetap di kota Depok ini.

3. Apa yang memotivasi anda untuk pindah ?

Saya pindah ke kota Depok karena saya ingin dekat dengan keluarga saya disini. Karena keluarga saya semua tinggal di Depok. Dan saya tinggal bersama orang tua saya sekarang.

4. Menurut anda, penduduk di kota Depok seperti apa ?

Penduduk di kota Depok sangat inovatif karena akhir-akhir ini depok semakin maju setiap tahunnya.

5. Menurut anda, masyarakat di kota Depok seperti apa ?

Masyarakat yang saya tahu di kota depok ini, semua masyarakatnya baik-baik dan menjalin tali persaudaraan antar warganya.

6. Menurut anda, kebudayaan di kota Depok seperti apa ?

Kebudayaan di kota Depok sekarang, saya menemukan pasar kaget dipagi hari, kebudayaan itu sudah saya tahu sejak saya tinggal di kota ini.

7. Apa pendidikan anda terakhir ?

Saya lulusan sarjana akuntansi di perguruan tinggi swasta di Jakarta.

8. Apa pekerjaan anda sekarang ?

Saya bekerja sebagai photgrafer. Karena photo-photo adalah hobi saya, yang sekarang menjadi pekerjaan saya.

9. Apa kelebihan yang anda miliki ?

saya mendapatkan julukan sebagai photographer hebat.

10. Apa kelemahan yang anda miliki ?

Saya terkadang tidak sabar dan hal itu membuat saya bekerja menjadi berlebihan. Dan terkadang jika saya sudah memulai pekerjaan, saya sering lupa beristirahat.

11. Dimana anda ingin berada dalam 5 (atau 10 atau 15) tahun lagi ?

Dalam jangka waktu 5 tahun kedepan atau 10 tahun kedepan, saya ingin pindah pekerjaan yang saya jalani sekarang, dengan jenis pekerjaan yang saya inginkan.

12. Apa yang anda inginkan dalam hidup anda ?

Dalam hidup, saya ingin membahagiakan orang tua saya, saya ingin mengantarkan orang tua saya pergi Haji. Dan saya ingin mempunyai rumah sendiri, agar tidak menumpang dirumah orang tua saya.

13. Apakah anda ingin berhenti di pekerjaan anda sekarang ?

Dalam waktu-waktu sekarang saya tidak ingin berhenti, karena masih terlalu muda bagi saya untuk berhenti. Dan saya sedang menguasai pekerjaan ini.

Beberapa foto-foto dengan narasumber :




Itu adalah wawancara singkat saya dengan narasumber. Terima kasih.

Tabel Perencanaan Masa Depan !!!




Nama : Arif Rahman Hakim
NPM : 51411140
Kelas : 1IA11







Tahun

Rencana

2011

# Berkeinginan kuliah di Universitas Gunadarma dan mengambil jurusan S1 Teknik Informatika

# Belajar yang benar, dan mengikuti semua aktivitas sebagai mahasiswa

# Berdoa yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik

2015

# Lulus dari Universitas Gunadarma dengan IPK tinggi yaitu 3,7 lebih. Amin

# Mencari pekerjaan dengan keahlian yang dipunya dan dengan kemampuan yang saya punya

# Diterima pekerjaan di Perusahaan besar dengan jabatan dan gaji yang besar

2016

# Bekerja dengan giat di Perusahaan, berusaha lebih keras agar mendapatkan yang lebih baik lagi

# Berpikir inovatis dalam bekerja agar mendapatkan inovasi yang lebih bagus lagi

# Menabung dari hasil jerih payah sendiri, dan membahagiakan kedua orang tua

# Berencana dan ingin membahagiakan orang tua, agar mereka senang dihari tua mereka

2017

# Mencari pasangan hidup semati, jika jodoh dan takdir dari yang di Atas. Berencana menikah

# Jika sudah menikah, ingin punya anak sebanyak-banyaknya

# Menabung lagi untuk kehidupan keluarga, agar keluarga bahagia

# Membuka usaha keluarga sendiri

2018

# Menjalani rutinitas sehari-hari sebagai seorang suami yang mencari nafkah untuk keluarganya

# Memberikan Istri kebebasan dalam mengatur rumah tangga

# Mengontrol kehidupan dirumah dengan melihat perkembangan dan pertumbuhan buah hati

# Membahagiakan anak dan istri

2019

# Dari hasil tabungan yang didapat, berkeinginan memberakangkat kedua orang tua naik Haji

# Berkeinginan membuka lapangan pekerjaan yang luas agar orang-orang tidak menganggur

2020,…

Hidup bahagia dengan keluarga yang disayangi dan terus menerus berpikir inovatif.

Dan yang terpenting selalu bersyukur dengan apa yang telah dicapai hingga saat ini

Mengamankan Data Pribadi Di Media Sosial


Sejumlah masyarakat didunia sudah bergabung dengan media sosial seperti Facebook, Twitter, Google Account, dan lain lain, yang akhir-akhir ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Seseorang hari ini dapat meninggalkan dan memperbarui apa yang mereka lakukan saat ini dengan mengupdate status atau tweets, di lain sisi teradapat masyarakat yang mengeluh dengan sistem keamanan media sosial yang mereka gunakan. Disinilah dipertanyakan keamanan internet dan privasi anda di media sosial. Anda dapat mengontrol privasi anda, apa yang orang lain lihat dan tahu pada saat anda sedang online. Memprivasikan data anda di website pribadi, media sosial atau profil berfungsi sangat penting. Dan ada keuntungan beberapa poin dari memprivasikan data anda di internet.

Di media sosial seperti Twitter, pada tweet-tweet anda, anda sangat dianjurkan untuk merahasiakan data pribadi anda. Hal ini juga penting untuk tidak menggunakan nama asli atau email diprofil anda. Anda juga harus menjaga website pribadi anda didalam profil juga. Pada password anda dianjurkan menggunakan kata-kata yang sulit diketahuin oleh orang lain, dan juga tidak menggunakan password satu untuk semua, seperti menggunakan password anda yang sudah digunakan pada Yahoo, Hotmail atau Facebook, dianjurkan berbeda-beda. Untuk menjaga data pribadi anda di twitter, pertama-tama login ke twitter, kemudian klik pada tab pengaturan. Pada tab account, cek pengamanan update saya dan kemudian klik save. Ini akan membantu untuk menghilangkan rutinitas tweets anda dari publik dan menyembunyikan orang orang yang tidak anda kenal.

Didalam Facebook, anda dapat mengontrol data pribadi anda dengan melakukan cara beberapa poin. Poin yang pertama, anda login Facebook dan klik pada menu account dan memilih privacy setting, disana ada kotak-kotak pengaturan data diri anda, apakah anda ingin di publikasikan, atau hanya teman saja anda atau juga dikostum atau diatur manual seperti yang anda inginkan. Anda juga harus memeriksa siapa saja yang bias melihat update status, foto, video yang anda posting di Facebook. Dan pastikan nomer telephon dan alamat email anda juga dirahasiakan.

Didalam beberapa jejaring sosial yang sekarang ada di internet, kegunaannya sangat penting untuk mengetahui teman-teman dan menghindari permintaan teman yang tidak anda kenal atau yang tidak anda ketahui sama sekali. Anda juga harus sadar apa yang anda posting atau komentar di media sosial. Sementara itu anda harus memilih siapa saja yang boleh melihat update anda, contohnya didalam Facebook anda juga dapat mengatur update dan komentar anda yang hanya diliat oleh teman anda. Untuk ilustrasi anda dapat menghindari dosen untuk melihat posting dan komentar anda bahwa anda mengeluh bagaimana cara pembelajarannya dan bosan dengan cara pembelajarannya.

Ketika anda mendaftar dalam media sosial, dianjurkan agar tidak menggunakan nama asli. Anda dapat menggunakan nama panggilan atau nama yang tidak mudah diketahui orang lain dengan mudah. Pada saat anda Sign Up, anda harus menggunakan email yang tidak membuat pengakuan atas diri anda. Hal ini juga penting agar tidak menaruh nomer telphon, alamat, kota, ataupun tempat pribadi anda pada jejaring sosial, anda harus memprivasikan semua data anda terlebih dahulu. Hal ini juga sangat penting untuk tidak memasang foto rumah, kantor, ataupun tempat didekat anda pada profil di jejaring sosial.





#sumber referensi : www.google.com

Tips Pintar Memilih Harddisk External ( Portabel ) !

Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan.

Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.
Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard. Praktis, Ringkas Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan? Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya. Apa yang Perlu Diperhatikan? Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan. Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel. 1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal) Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli. Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama. 2. Kecepatan putar drive Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm. 3. Besar buffer atau cache Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut. 4. Fitur Recovery Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak. 5. Kemampuan PnP (plug and play) Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah. (kompas)




#sumber referensi : www.google.com

Bungin , Pulau Terpadat di Dunia !

Bungin , Pulau Terpadat dan Kambing Makan Kertas.

Dengan luas 8 hektare dihuni lebih dari 2.800 penduduk, Bungin bisa jadi pulau terpadat di dunia. Sejarah penghuni, etos kerja penduduknya yang nelayan, dan cerita kambing maka kertas melengkapi keunikan di pulau karang tersebut.


“Anda pasti tertarik ke sana karena cerita Kambing makan kertas?. Hanya di Bungin anda bisa melihatnya langsung, dan percaya,” begitu kata Indra, seorang warga Desa Alas, Kecamatan Sumbawa.


Pertanyaan itu hampir selalu dilontarkan warga di sana, kepada orang luar yang menanyakan letak Pulau Bungin, dan hendak menuju ke Pulau itu.
Pulau Bungin terletak di perairan laut Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tepatnya di sebelah utara Pulau Sumbawa. Secara administratif Bungin termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Alas. Tak sulit menemukannya. Dari Sumbawa Besar, ibukota Kabupaten Sumbawa, hanya berjarak sekitar 70 KM ke arah barat. Sedangkan dari Mataram, menghabiskan waktu berkendara sekitar 6 sampai 8 jam perjalanan ke arah timur, sudah termasuk perjalanan laut menggunakan kapal penyeberangan Lombok-Sumbawa. Sedikit bertanya pada warga di Desa Alas, pasti langsung ditunjukkan letak Pulau Bungin. Dari daratan sepanjang jalan di Alas, pulau Bungin bisa terlihat karena jaraknya hanya sekitar 4 KM arah utara dari Alas. Kini, menuju pulau Bungin tak harus menyeberang dengan sampan, pakai sepeda motor atau mobil juga bisa karena sudah tanggul terbuat dari susunan karang yang menghubungkan Bungin dengan daratan. Cerita tentang Kambing makan kertas, memang sangat melekat bagi citra Pulau Bungin. Kedengarannya memang aneh. Tetapi pemandangan itu menjadi sesuatu yang lazim bagi penduduk Bungin. Di Bungin kambing memang tak punya pilihan makanan lain, selain sampah kertas dan kain bekas. Tekstur pulau batu karang tak memungkinkan bagi tanaman untuk tumbuh, meski hanya rumput. Setiap ada pengunjung yang datang untuk melihat kambing makan kertas, belasan anak usia SD dengan senang hati akan menunjukannya. Mereka beramai-ramai mencari kertas atau dos bekas untuk diberikan pada kawanan kambing. Meski bertahan hidup hanya dengan makan sampah kertas dan kain bekas, populasi kambing di Bungin cukup banyak. Sejak tahun 2002 lalu, Pulau Bungin sudah menjadi desa definitif dengan tiga Dusun, di wilayah Kecamatan Alas. Jumlah penduduk dan luas areal pulau sudah memungkinkan. Catatan resmi di Kantor Desa Pulau Bungin menyebutkan, jumlah penduduknya saat ini mencapai 609 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 2.826 Jiwa. “Pulau ini mungkin satu-satunya pulau terpadat, dan satu-satunya pulau yang luasnya terus bertambah,” kata Sopian, Kepala Desa Pulau Bungin. Menurutnya, saat diukur pada tahun 2002 silam, luas pulau sekitar 6 Hektare, namun kini luas pulau itu menjadi sekitar 8 Hektare. Pulau Bungin memang sangat padat penduduk. Rumah penduduk tersusun sangat rapat, dengan jarak antara rumah hanya sekitar 1,5 meter. Konstruksi rumah adalah rumah panggung khas Bungin, terlihat merata menutupi luas pulau. Karena rapatnya, ada beberapa rumah yang atapnya bertemu. Hukum adat tentang perkawinan warga Bungin, menjadi alasan yang membuat Pulau Bungin tetap mampu menampung pertambahan jumlah penduduknya. Karena dalam hukum adat itu, diatur pasangan muda-mudi yang hendak menikah wajib membangun lokasi sendiri untuk mendirikan rumah mereka. Caranya, pasangan itu harus mengumpulkan batu karang untuk ditumpuk pada sisi luar pulau yang ditentukan. Ukuran lokasinya bisa mencapai 6 x 12 meter persegi. Setelah lokasi terbentuk, baru mereka boleh menikah dan mendirikan rumah. Itu sebabnya, luas pulau Bungin terus bertambah dari tahun ke tahun. “Biasanya bisa makan waktu 3 sampai 7 bulan untuk satu lokasi. Tetapi itu sudah aturannya turun temurun, kalau mereka tidak bikin lokasi ya belum boleh kawin,” kata Sopian. Tapi, bagi warga Bungin aturan itu tidak mempersulit, sebab pengumpulan batu karang biasanya dilakukan dengan bergotong royong. Bisa dibilang, pulau Bungin adalah pulau karang bentukan. Meski pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa, selalu mengukur luas pulau itu setiap lima tahun, namun tak satu penduduk pun memiliki sertifikat tanah. “Karena ini kan bukan tanah daratan, ini karang bentukan warga. Maka di pulau ini warganya tidak membuat sertifikat, hanya ada keterangan hak milik yang dikeluarkan Kantor Desa,” kata Sopian. Legenda Panglima Mayo Penduduk pulau Bungin bermata pencaharian nelayan. Mereka adalah keturunan suku Bajo dan Bugis, Sulawesi Selatan. Dari cerita turun temurun yang mereka percayai, dulunya luas pulau Bungin hanya sekitar 3 Hektare, teksturnya karang utuh. Penduduk pertamanya ialah nenek moyang mereka yang dibawa dalam armada laut Panglima Mayo, seorang pejuang Sulawesi Selatan, ketika terdesak penjajah Belanda pada tahun 1818. “Makanya bahasa daerah sehari-hari penduduk di sini pakai bahasa Bajo, bukan bahasa asli daerah Sumbawa,” katanya. Walau seluruh penduduknya bermata pencaharian nelayan, kehidupan warga pulau itu cukup mapan. Jauh dari kesan kemiskinan yang biasa terlihat di kampung-kampung nelayan lainnya di Nusa Tenggara Barat. Hampir semua keluarga punya barang elektronik. Paling rendah punya pesawat televisi, lengkap dengan reciever parabola digital. Malah, anak-anak Bungin sudah tidak asing dengan Play Station. Ada sejumlah rental menyewakan Play Station di sana. Kebutuhan belanja sehari-hari penduduk di sana, juga lumayan tinggi. Soalnya, kecuali produk laut, semua kebutuhan lainnya harus dibeli. Mulai sembako, hingga air bersih. Ini yang unik. Untuk kebutuhan sehari-hari itu, para wanitalah yang memenuhinya. “Suami kita melaut, kadang sampai 3 bulan di laut. Kita yang cari uang untuk belanja,” kata Hasnah, istri nelayan Bungin. Untuk kebutuhan itu, Hasnah dan para wanita lainnya mencari ikan, kerang, dan tripang di sekitar Pulau Bungin. Hasilnya lumayan, mereka bisa mengantungi Rp15 ribu sampai Rp30 ribu perhari. Nelayan di Pulau Bungin sudah menggunakan teknik modern mencari ikan. Dengan kapal-kapal berukuran besar, menggunakan mesin tempel dan layar, mereka bisa melaut sampai ke perairan Pulau Flores, NTT, dan peraian Maluku. Selain memburu ikan dengan jala, mereka juga terkenal piawai memburu Lobster. Nah, hasil melaut para nelayan inilah yang kemudian digunakan untuk keperluan tambahan keluarganya. Mulai dari keperluan membangun rumah, menyekolahkan anak, membeli perhiasan, hingga naik haji. Penduduk Bungin sangat mencintai pulaunya. Meski mapan secara ekonomi, mereka tidak pernah berpikir untuk membeli tanah dan pindah rumah ke darat. Peti kalamndan isian kepeh bubungin, pdi dendamku malenan tana bungin. Syair adat turun temurun itu menjadi pengikatnya. Dalam bahasa Bajo syair itu berarti, banyak peti sudah kuisi dengan uang dari Bungin, sakit hatiku jika meninggalkan tanah Bungin. “Di darat biasanya banyak godaan, dan juga banyak rasa tidak aman. Misalnya ada pencuri. Maka itu, walau bisa melaut sampai berbulan-bulan, masyarakat Bungin pasti kembali,” kata Sopian. Di Pulau Bungin mereka tidak merasa khawatir soal keamanan dan kenyamanan, karena pertalian persaudara membuat mereka saling menjaga. Hanya satu yang ditakuti mereka, yakni kebakaran. Bayangkan dengan posisi rumah yang sangat rapat, pasti kebakaran bisa merembet sangat cepat. “Makanya kalau ada gejala kebakaran, maka semua masyarakat di sini menjadi petugas pemadamnya. Tapi mudah-mudahan itu tidak pernah terjadi,” kata Sopian. Berkat kemampuan ekonomi mereka, infrastruktur di pulau Bungin pun terus terbenahi dari tahun ke tahun. Listrik PLN dan Air PDAM sudah masuk ke sana. Sudah ada dua buah Sekolah Dasar di Pulau itu, dan sebuah Puskesmas pembantu. Secara swadaya pula, mereka membangun tanggul sepanjang 750 Meter dengan lebar 2 Meter. Tanggul itu menghubungakan Bungin dengan daratan, sehingga selain menyeberang perahu, kini menuju Bungin bisa lewat darat. Selain memudahkan akses masyarakat ke darat, tanggul itu juga untuk mempermudah jika ada warga Bungin yang meninggal dunia. Sebab mereka dimakamkan di sebuah tanjung yang diberi nama Tanjung Kuburan, di darat. “Dari tanjung darat itu, pemerintah yang membantu membuka jalan sepanjang 3 KM ke jalan raya utama,” kata Kades Bungin, Sopian. Masyarakat Pulau Bungin masih mengharapkan bantuan pemerintah untuk dunia pendidikan di sana. Berharap ada SMP dan SMA di pulau itu, walaupun lokasinya harus dikerjakan gotong royong. Kini, Bungin sudah menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Sumbawa. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara ingin melihat dari dekat. Ada satu yang tak pernah berubah di pulau itu. Walau semua rumah memiliki kamar mandi, namun tak satu rumah pun punya WC. Buang air tetap dilakukan di laut. Selain keramahan penduduknya, ada hal yang pasti berkesan ketika berkunjung ke Pulau Bungin. Kita bisa menikmati indahnya Sunrise dan Sunset di pulau yang sama.(JL-001) Sumber: Jurnal Lombok




#sumber referensi : Jurnal Lombok

Mobil Nasional Bikinan Anak SMK Singosari ( Hebat ! )

Luar Biasa, Siswa SMK Negeri 1 Singosari Malang Berhasil Membuat Mobil Nasional.

Mobil double cabin yakni Esemka Digdaya hasil kreasi siswa SMK 1 Singosari, Malang sepertinya memang layak.


Sebab walaupun hanya diberi waktu pengerjaan 3 bulan saja, 50 siswa yang terlibat dalam proyek pembuatan mobil ini terbukti sanggup mengerjakan semuanya dengan sangat rapi.


Siswa-siswa ini pun tidak sampai harus kehilangan akal dengan waktu yang singkat itu, sebab mereka malah beranggapan itu semua adalah bagian dari tantangan.

“Mereka semua tertantang menyelesaikan proyek ini,” ujar Kepala Sekolah SMK 1 Singosari Malang Bagus Gunawan ketika berbincang dengan detikOto, beberapa waktu lalu.
Karena itulah, siswa ini pun mulai mencari inspirasi ke berbagai sumber dan terciptalah sebuah desain mobil double cabin yang kekar namun elegan. Tantangan pun berlanjut, karena setelah memegang desain tersebut siswa ini harus mampu mewujudkannya. Hal itu bukanlah perkara yang mudah, karena mereka hanya diberi bekal sebuah mesin injeksi eks Timor berkapasitas 1.500 cc. Karena itulah untuk memulai proyek tersebut maka siswa ini pun mulai memilih komponen yang dirasa pas untuk mobil double cabin impian mereka. Untuk bagian kerangka, mereka memilih kerangka Isuzu Panther dengan suspensi dari Mitsubishi L300. “Kami memilih keduanya karena keduanya memang sudah terbukti kehandalannya,” jelas bagus. Setelah itu baru mereka membuat bodi mobil double cabin tersebut. Pembuatannya pun bukan tanpa kendala, karena semua bagian dari bodi ini mereka kerjakan secara hand made. “Jadi kalau ada yang tidak cocok sedikit harus dibuat lagi,” ujarnya. Setelah semuanya selesai tantangan selanjutnya menurut Bagus adalah membuat dudukan yang pas untuk mesin yang mereka miliki. Namun sebelum itu, mesin yang mereka miliki pun ternyata belum mempunyai transmisi dan final gear. Karena itulah siswa-siswa ini memutar otak untuk mencari komponen mesin yang pas. “Untuk transmisi dan final gear kami gunakan milik Suzuki Escudo agar tenaga yang di hasilkan makin kuat dan tidak ngedrop,” papar Bagus. Kerja keras selama 3 bulan ini pun terbayar sudah, sebab mobil ini sudah diakui kualitasnya. “Kemarin mobil ini baru diresmikan Pak Bupati Malang,” ujarnya. Rencananya jika tidak ada aral melintang, mobil-mobil Esemka ini akan diperlihatkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meskipun belum akan diproduksi secara massal, namun pihak Esemka sudah menargetkan harga jual mobil ini pada kisaran Rp 80 juta. Dengan target segmentasi adalah SMK-SMK yang bisa menjadikan mobil nasional ini sebagai bahan riset dan edukasi untuk pengembangan kedepannya. “Kita akan jual pada kisaran Rp 80 juta,” ujar Staf Direktorat Pembinaan SMK, Herdiana, ketika ditemui detikOto, beberapa waktu lalu. Meskipun secara prototipe yang ada saat ini, lanjut Herdiana, 1 unit memakan biaya sampai Rp 100 juta-175 juta. “Itu kan prototipe, namun kalau diproduksi massal, harga jual bisa turun,” ujar Herdiana. Dengan hadirnya Esemka, bisa saja memberikan angin segar bagi para konsumen Indonesia yang selama ini sudah terkungkung dengan mobil-mobil produksi Jepang dan Eropa. Meskipun harga-harga mobil saat ini terus mengalami kenaikan, namun dengan rentang harga Rp 80 juta, diharapkan konsumen Indonesia tetap dapat memiliki sebuah mobil. ( http://oto.detik.com )





#sumber referensi : www.detik.com

    Gunadarma BAAK News

    Diri Sendiri

    Foto saya
    Kuliah di Universitas Gunadarma. Dengan nomer NPM 51411140

    My Friends